SELAMAT DATANG

Selasa, 19 September 2023

Inter-VLAN Routing


Inter-VLAN Routing adalah proses meneruskan lalu lintas jaringan dari satu VLAN ke VLAN yang lain.

Terdapat 3 opsi Inter-VLAN Routing, yaitu:

  • Legacy Inter-VLAN Routing, Merupakan cara lama yang kurang efisien karena setiap VLAN harus terhubung ke satu interface pada Router.
  • Router-On-a-Stick, Ini adalah solusi alternatif untuk skala jaringan yang kecil hingga menengah.
  • Menggunakan MLS (Multi Layer Switch) dengan SVI, Merupakan cara yang paling efektif dan efisien untuk skala jaringan menengah keatas.
Berikut Konfigurasi dari Inter-VLAN Routing dapat diakses pada link di bawah ini !












Klik👉 Inter-VLAN Routing
 

Minggu, 11 Juni 2023

3.11 Menerapkan Instalasi Jaringan Komputer


 Pretest

Klik Pretest disini


LKPD 

Klik LKPD disini


Modul Bahan Ajar

Klik Modul Bahan Ajar disini


Post Test KD 3.11 Menerapakan Instalasi Jaringan Komputer

Klik Post Test disini

Rabu, 15 Februari 2023

Jumat, 02 Desember 2022

Konfigurasi DHCP Server di Linux Debian 9.6

 


Sekian. Semoga bermanfaat!

Konfigurasi VoIP di Cisco Packet Tracer #Part 3



Langkah - langkah Konfigurasi :
1.      Buat sebuah router jenis 2811 (Pastikan hanya memilih router jenis ini , karena hanya jenis ini yang menyediakan fungsi untuk IP Phone ).
2.      Buat sebuah switch (kali ini kita akan menggunakan switch tipe 2950-24)
3.      Buat 3 IP Phone, 2 Analog Phone, 2 Home VoIP, 1 PC, 1 Laptop
4.      Sambungkan perangkat menggunakan Kabel Stright, kecuali home VoIP ke Analog Phone menggunakan Kabel Phone.
5.      Colokkan power adapter pada setiap IP Phone (klik pada IP Phone kemudian drag power ke portnya).

Konfigurasi Switch:
1.      Ketik en
2.      config terminal
3.      int range fa0/1-24
4.       switchport  voice vlan 1
5.      exit 

Konfigurasi Router
1.         ketik  no
2.         enable
3.         config terminal
4.         ip dhcp pool voice
5.         network 192.168.1.0  255.255.255.0
6.         default-router 192.168.1.1
7.         option 150 ip 192.168.1.1
8.         exit
9.         Ip dhcp excluded-address  192.168.1.1
10.      int fa0/0
11.      Ip address  192.168.1.1  255.255.255.0
12.      No shutdown
13.      Exit
14.      Telephony-service
15.      Max-ephone 9
16.      Max-dn 9
17.      Ip source-address 192.168.1.1 port 2000
18.      Auto assign 4 to 6
19.      Auto assign 1 to 9
20.      Exit

Kemudian lanjut ke konfigurasi IPPHONEnya , jangan ditutup CLI routernya karena kita mengeditnya di CLI Router.
1.         Ephone-dn 1
2.         Number 111
3.         Ephone-dn 2
4.         Number  222
5.         Ephone-dn 3
6.         Number 333
7.         Ephone-dn 4
8.         Number  444
9.         Ephone-dn 5
10.      Number  555
11.      Ephone-dn 6
12.      Number  666
13.      Ephone-dn 7
14.      Number  777
15.      Ephone-dn 8
16.      Number  888
17.      Ephone-dn 9
18.      Number  999
19.      Langkah terakhir kita double click pada kedua Home VoIP lalu pilih Config dan isikan 192.168.1.1 pada kolom Server Address.
20.      Setelah kita konfigurasi, Kita uji coba ipphone menelpon ke analog phone dengan cara klik pada ipphone lalu klik tab GUI. Lakukan hal yang sama dengan Analog phone. Coba juga ip phone ke laptop dan pc. dan seterusnya...
21.      tekan nomor telepon tujuan untuk melakukan panggilan 
22.      Jika berhasil maka akan berkedip-kedip
23.       "Connected" adalah tanda berhasil
Klik disini untuk melihat video tutorial yang saya buatkan Download

Konfigurasi Samba (File Server) Linux Debian 9.6








Sebelum melakukan instalasi samba, kita konfigurasi IP Address pada server debian terlebih dahulu dengan cara :









Lalu kita aktifkan ip forward pada file syctl.conf dengan cara :






Lakukan restart agar konfigurasi IP yang tadi dilakukan tersimpan



Selanjutnya kita akan menginstal aplikasi samba, namun kita aktifkan DVD-Binary 1 terlebih dahulu 













Buatlah direktori/folder yang akan di-share dengan perintah


Lalu konfigurasi file smb.conf

Ketik teks paling bawah seperti berikut




Ubah hak akses agar file pada direktori tersebut bisa diakses semua user

Tambahkan user untuk mengakses direktori yang telah di-share dengan perintah

Buat password SMBnya dengan cara



Setelah itu restart layanan dengan perintah




Selanjutnya uji client di windows

Ket : IP 192.168.1.1 yang diisikan yaitu IP sever debian yang telah kita konfigurasi sebelumnya


Folder yang telah kita share tadi pada server debian sudah muncul di client windows. sukses

Klik disini untuk melihat video tutorialnya.

Sekian. Semoga bermanfaat
















Twitter Facebook Favorites More