SELAMAT DATANG
Tampilkan postingan dengan label Kelas XII. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kelas XII. Tampilkan semua postingan

Rabu, 15 Februari 2023

Jumat, 02 Desember 2022

Konfigurasi VoIP di Cisco Packet Tracer #Part 3



Langkah - langkah Konfigurasi :
1.      Buat sebuah router jenis 2811 (Pastikan hanya memilih router jenis ini , karena hanya jenis ini yang menyediakan fungsi untuk IP Phone ).
2.      Buat sebuah switch (kali ini kita akan menggunakan switch tipe 2950-24)
3.      Buat 3 IP Phone, 2 Analog Phone, 2 Home VoIP, 1 PC, 1 Laptop
4.      Sambungkan perangkat menggunakan Kabel Stright, kecuali home VoIP ke Analog Phone menggunakan Kabel Phone.
5.      Colokkan power adapter pada setiap IP Phone (klik pada IP Phone kemudian drag power ke portnya).

Konfigurasi Switch:
1.      Ketik en
2.      config terminal
3.      int range fa0/1-24
4.       switchport  voice vlan 1
5.      exit 

Konfigurasi Router
1.         ketik  no
2.         enable
3.         config terminal
4.         ip dhcp pool voice
5.         network 192.168.1.0  255.255.255.0
6.         default-router 192.168.1.1
7.         option 150 ip 192.168.1.1
8.         exit
9.         Ip dhcp excluded-address  192.168.1.1
10.      int fa0/0
11.      Ip address  192.168.1.1  255.255.255.0
12.      No shutdown
13.      Exit
14.      Telephony-service
15.      Max-ephone 9
16.      Max-dn 9
17.      Ip source-address 192.168.1.1 port 2000
18.      Auto assign 4 to 6
19.      Auto assign 1 to 9
20.      Exit

Kemudian lanjut ke konfigurasi IPPHONEnya , jangan ditutup CLI routernya karena kita mengeditnya di CLI Router.
1.         Ephone-dn 1
2.         Number 111
3.         Ephone-dn 2
4.         Number  222
5.         Ephone-dn 3
6.         Number 333
7.         Ephone-dn 4
8.         Number  444
9.         Ephone-dn 5
10.      Number  555
11.      Ephone-dn 6
12.      Number  666
13.      Ephone-dn 7
14.      Number  777
15.      Ephone-dn 8
16.      Number  888
17.      Ephone-dn 9
18.      Number  999
19.      Langkah terakhir kita double click pada kedua Home VoIP lalu pilih Config dan isikan 192.168.1.1 pada kolom Server Address.
20.      Setelah kita konfigurasi, Kita uji coba ipphone menelpon ke analog phone dengan cara klik pada ipphone lalu klik tab GUI. Lakukan hal yang sama dengan Analog phone. Coba juga ip phone ke laptop dan pc. dan seterusnya...
21.      tekan nomor telepon tujuan untuk melakukan panggilan 
22.      Jika berhasil maka akan berkedip-kedip
23.       "Connected" adalah tanda berhasil
Klik disini untuk melihat video tutorial yang saya buatkan Download

Rabu, 14 September 2022

Materi Weblog

 Silahkan klik link dibawah ini untuk mengakses materi !

Klik materi disini=>

Jumat, 22 Januari 2021

Cara Kerja Softswitch

 

Cara Kerja Softswitch

Softswitch merupakan entitas berbagai software yang menjadikan fungsi kontrol panggilan pada jaringan IP (Internet Protocol). 

Softswitch diperkenalkan dan dikembangkan oleh International Softswitch Consortium (ISC), yang identik dengan sebuah alat yang mampu menghubungkan antara jaringan sirkuit dengan jaringan paket, termasuk didalamnya adalah jaringan Public Switch Telephone Network (PSTN), Internet yang berbasis IP, TV Kabel atau Smart TV hingga jaringan seluler melalui gawai.

gambar : topologi softswitch

Softswitch merupakan sebuah sistem telekomunikasi masa depan yang mampu memenuhi kebutuhan pelanggan, yakni mampu memberikan layanan tripel play sekaligus, dimana layanan ini hanya mungkin dilakukan oleh sistem dengan jaringan yang maju seperti teknologi berbasis IP.

Softswitch lebih dikenal saat ini dengan istilah IP-PBX dan jaringan komunikasi di masa yang akan datang jelas akan terbagi menjadi dua yaitu teknologi jaringan PSTN dan VoIP.

Fungsi Softswitch

Fungsi softswitch sebagai berikut :

a. Memiliki Fungsi Switching
Teknik switching merupakan salah satu komponen terpenting dalam jaringan telekomunikasi. Dengan switching, komunikasi point-to-point dapat dilakukan tanpa harus menghubungkan langsung antara kedua node tersebut.

Selain untuk melakukan switch (menghubungkan) satu dengan yang lainnya untuk node IP, juga softswitch dapat menghubungkan dan memutuskan antara IP-PBX dengan PSTN, untuk mengatur lalu lintas berupa data, suara dan video.

b. Fungsi Kontrol
Fungsi kontrol pada teknologi softswitch dilakukan oleh Media Gateway Controller (MGC) yang bekerja untuk mengarahkan, memvalidasi dan menyediakan akses bagi pengguna, serta membuat rute pensinyalan ke jaringan PSTN.

c. Fungsi Pensinyalan 
Signalling yang dilakukan antar MGC menggunakan protokol Magaco, H.323 dan SIP. Protokol tersebut menjamin kerja sistem secara optimal. Signalling antara PSTN dengan IP menggunakan jaringan point-to-point.

d. Fungsi Interface
Softswitch memiliki interface yang disebut dengan Application Programming Interface (API) yang membuatnya mampu untuk menambahkan atau mengembangkan server-server yang digunakan untuk menambahkan layanan baru.

Komponen Softswitch

Softswitch terdiri atas komponen-komponen berikut :

  • Media gateway controller (MGC) atau Call Agent

Biasa juga disebut sebagai komponen Call Agent. MGC atau Call Agent merupakan komponen utama dari softswitch yang berfungsi untuk meninjau semua bagian dari komunikasi yang terjadi serta mengatur elemen-elemen jaringan lain serta menjembatani jaringan yang berbeda yang diantaranya adalah PSTN, SS7 dan IP Address Jaringan.

  • Aplication Server (AS)

Aplication server adalah sebuah entitas dari proses eksekusi aplikasi. Fungsi dari Aplication Server adalah berperan sebagai eksekutor layanan seperti contoh OSS dan NMS.

  • Media Server

Softswich harus dapat mengatur trafik panggilan dengan minimal 4 juta BHC (Bussiness Hosted Communications), setiap penambahan trafik maka diperlukan update kapasitas dari Media Server Softswitch, agar trafik dapat berjalan normal. Kapasitas dari sistem ini biasanya di desain dalam bentuk modular.

  • Feature Server

Fitur dari aplikasi softswitch juga bisa meningkatkan performa dari pelayanan komunikasi, sehingga harus diperhatikan dalam sisi kualitas.

  • Operating Support System (OSS)

Pemilihan Sistem Support dari sistem operasi yang digunakan menjadi mutlak diperhatikan, agar softswitch dapat berkerja secara normal dan tidak banyak perbaikan.

Cara Kerja Softswitch

gambar : cara kerja softswitch

Softswitch, customer gateway dan IP telephone mengirimkan sinyal satu sama lain dalam jaringan paket dengan menggunakan protokol telepon, seperti H.323 dan SIP.

Setelah sinyal diterima, softswitch akan mengidentifikasi panggilan masuk yang berasal dari PSTN atau jaringan IP.

Jika pihak yang dipanggil menggunakan IP, maka softswitch akan mengintruksikan customer gateway sumber dan customer gateway tujuan untuk membuat rute secara langsung yang masih dalam jaringan LAN/MAN/WAN

Bila yang dipanggil menggunakan jaringan PSTN, maka softswitch akan mengintruksikan Originating customer gateway untuk membuat rute menuju Media Gateway (MG) yang berhubungan antara lokal dengan sentral trunk dan MG bekerja seiring dengan SG.

Salah satu contoh implementasi softswitch adalah VoIP atau telepon melalui internet.

Fitur Softswitch yang harus diperhatikan 

·         Proses dial yang cepat (Abreviated Dialing)

·         Proses menghubugnkan yang cepat (Call Forwarding)

·         Proses menunggu proses panggilan (Call Waiting Cancel)

·         Mengidentifikasi panggilan (Calling Line Indetification Presentase)

·         Proses menunggu pemanggilan lain (Clip On Call Waiting)

·         Multi proses pemanggilan (Conterence Call)

·         Menjaga kualitas panggilan (Confrex)


Selasa, 12 Januari 2021

Bandwidth








A. Bandwidth

Bandwidth adalah suatu nilai konsumsi transfer data yang dihitung dalam bit/detik atau yang biasanya di sebut dengan bit per second (bps), antara server dan client dalam waktu tertentu. Atau definisi bandwidth yaitu luas atau lebar cakupan frekwensi yang dipakai oleh sinyal dalam medium transmisi. Jadi dapat disimpulkan bandwidth yaitu kapasitas maksimum dari suatu jalur komunikasi yang dipakai untuk mentransfer data dalam hitungan detik. Fungsi bandwidth adalah untuk menghitung transaksi.

Bandwidth sering dianalogikan dengan lebar jalan raya. Sedangkan data yang masuk melewati bandwidth diibaratkan kendaraan yang melintasi jalan tersebut. Semakin sedikit kendaraan yang lewat maka lalu lintas akan semakin lancar. Kebalikannya, jika kendaraan yang lewat banyak maka lalu lintas di jalan tersebut akan tersendat sehingga akan mempengaruhi aktivitas kendaraan lain.

B. Fungsi Bandwidth

   Berikut ini adalah beberapa fungsi bandwidth yang dibagi berdasarkan penggunaannya.

          1. Ukuran Media Pengiriman Data

Fungsi bandwidth yang pertama adalah sebagai ukuran media atau jalur pengiriman data yang dimiliki oleh suatu komputer atau jaringan tertentu. Fungsi ini hampir berlaku di semua tempat yang memiliki jaringan komputer.

2. Membagi Kecepatan Transfer Data

Fungsi lain bandwidth adalah sebagai pembagi kecepatan transfer data. Sehingga kecepatan yang dimiliki dapat didistribusikan secara adil ke seluruh pengguna. Pembagian ini juga untuk membatasi agar antar pengguna tidak saling berebut bandwidth.

3. Mengatur Besar Data yang Ditransfer

    Administrator jaringan terkadang melakukan pembatasan besar data yang dapat diakses atau diunduh dari internet. Hal ini bertujuan untuk mengurangi trafik yang tinggi dalam jangka waktu yang lama. Trafik yang tinggi dalam jangka waktu yang lama juga dapat mengganggu stabilitas jaringan karena mempengaruhi kapasitas bandwidth yang tersedia.

C. Jenis-Jenis Bandwidth

Bandwidth memiliki 2 jenis yaitu:

1. Bandwidth Digital

Satuan hitung dari data yang ditransfer dalam bit per second dalam sebuah jaringan yang dapat dikirimkan melalui suatu saluran komunikasi tanpa hambatan.

Keterangan mengenai bandwidth :

Rx : Transfer bandwidth masuk (download)

Tx : Transfer bandwidth keluar (upload)

2. Bandwidth Analog

Fungsinya sama seperti bandwidth digital, yang membedakan adalah satuan hitungnya menggunakan  Hertz.

D. Bandwidth Uplink dan Bandwidth Downlink

 

§   Bandwidth Uplink (Batas kecepatan upload)

Pengertian Upload
Upload adalah proses ketika kita mengunggah/mengirim data dari perangkat kita(gambar,text,video,dll) ke perangkat lain menggunakan jaringan komputer/ internet

§   Bandwidth Downlink  (Batas kecepatan download)

Pengertian Download
Download adalah proses ketika kita mengambil data (gambar,text,video,dll) ke komputer kita menggunakan jaringan komputer atau internet. 

E. Throughput

Jika Bandwidth adalah kapasitas maksimum dari suatu jalur komunikasi yang dipakai untuk mentransfer data dalam hitungan detik maka Throughput adalah bandwidth aktual atau bandwidth sebenarnya yang terukur pada suatu ukuran waktu tertentu dalam suatu hari menggunakan rute internet yang spesifik ketika sedang mendownload suatu file.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa Bandwidth adalah kecepatan maksimum yang memungkinkan terjadi dalam transfer data. sedangkan Throughput adalah kecepatan sebenarnya yang terjadi pada saat transfer data.


Jumat, 08 Januari 2021

3.10 Menerapkan konfigurasi ekstensi dan dial-plan server softswitch

A. Pengertian Extension dan Dial Plan

Extension adalah sekumpulan perintah yang dijalankan berdasarkan urutan2 dari tingkat prioritasnya.  Berbeda dengan PABX , dimana extension biasanya berasosiasi dengan telepon, interface atau menu. Beberapa perintah, seperti Dial atau GotoIf, mempunyai kemampuan untuk berjalan ke perintah lain berdasarkan kondisinya.

Dalam extension asterisk sintax yang digunakan di file extensions.conf, setiap tahapan perintah dalam sebuah extension di tulis dalam format seperti :

exten = extension,priority,Command (parameter)

Kesimpulan: setiap “context” memiliki nama, setiap context dapat mendefenisikan satu atau lebih “extension”. didalam extension kita dapat memasukan sekumpulan perintah.

Komponen yang membangun tahapan perintah extension:

  • Extension adalah label dari extension, dapat berupa string atau pola yang harus di evaluasi secara dinamik untuk mencocokan dengan banyak kemungkinan nomor telepon.dan setiap bagian dari extension harus memiliki label yang sama.
  • Priority biasanya berupa angka integer. Adalah urutan dari perintah yang harus dijalankan dalam sebuah extension. Perintah pertama yang dijalankan harus dengan prioritas 1, jika tidak ada prioritas 1 maka  asterisk tidak akan menjalankan perintah extension.dan seterusnya
  • Command atau perintah adalah "aplikasi" yang akan di jalankan oleh Asterisk.
  • Parameter adalah parameter yang harus diberikan kepada sebuah command. Tidak semua command /  perintah membutuhkan parameter, beberapa perintah dapat dijalankan tanpa parameter.
  • Dial-Plan berfungsi sebagai routing panggilan antar ekstensi, baik yang berada dalam satu IP-PBX ,(lokal) maupun antar IP-PBX, atau biasa disebut dial trunk. Dalam Asterisk, Dial Plan diprogram dalam satu file yang bernama extensions.conf. Secara umum, setiap ekstensi dalam Asterisk merujuk pada user tertentu yang ter-register ke Asterisk tersebut sehingga biasanya nomor ekstensi sama dengan id user.


Jumat, 01 Januari 2021

Selasa, 11 Agustus 2020

Firewall

Teknologi Firewall, Jenis-jenis Firewall, Karakteristik Firewall, Arsitektur firewall, Firewall based OSI Layer, Layanan firewall dan Firewall Policies.

1. Firewall

Pembatas jaringan local dengan jaringan luar

a. Paket filtering

Metode paket filtering ini menggunakan system memotong paket data dengan potongan yang kecil kecil untuk kemudian di analisis,mana paket yang bisa di teruskan mana paket yang harus di drop, jump, atau allow.

b. Stateful inspection

Adalah metode membandingkan isi paket dengan database sumber.contoh database sumber dari server .

2. Teknologi firewall

a. Service control ( kendali terhadap layanan)

Maksudnya Jenis tipe ini layanan yang digunakan di internet dan boleh di akses baik ke dalam maupun keluar firewall, dengan cara mengecek no ip dan no port yang di gunakan.

b.Direction control ( kendali terhadap arah )

Ini Berdasarkan arah berbagai permintaan ( reques) terhadap layanan yang akan dikenali dan di ijinkan melewati firewall.

c. User control ( control terhadap pengguna )

teknologi ini di gunakan untuk membatasi user dalam mengakses jaringan luar dan local.

d. Behavior control ( kendali terhadap perlakuan )

teknologi ini di gunakan untuk menyaring layanan pengguna dengan cara mengijinkan atau tidak untuk mengakses layanan tertentu.

Contoh : bloking terhadap akses fb, email, youtube

3. Jenis – jenis firewall

a. paket filtering gateway

Yaitu firewall yang bertugas untuk melakukan penyaringan terhadap paket- paket dari luar jaringan yang yang di lindunginya.

Contoh :  paket tersebut akan menuju serverkita dengan yang menggunakan alamat ip 200.51.226.16 dengan port 80, kemudian atribut atau headernya yang di gunakan untuk dilakukan eksekusi penyaringan.

b. Aplikasi layer gateway

model firewall ini bisa di sebut juga proxy firewall mekanisme ini terjadi pada firewall yang hanya menahan paket paket tersebut.

Bila melihat dari sisi layer TCP/IP , firewall jenis ini akan melakukan filtrasi pada layer aplikasi (application layer )

Layer TCP / IP

1. Layer Physical

2. Layer Network

3. Layer Internet

4. Layer Transport

5. Layer Aplikasi

c. Circuit Level Gateway

Bekerja pada transport layer , system kerjanya akan melakukan pengwasan terhadap hubungan TCP , yang di sebut TCP handshaking.

TCP handshaking yaitu proses untuk menentukan ,apakah sesi hubungan tersebut di perbolehkan apa tidak.

d. Stateful multilayer inspection firewall

Yaitu model firewall dari ke tiga model di atasnya. Firewall ini berkerja pada layer TCP /IP pada layer aplikasi dan internet layer.

4.Karakteristik Firewall

a. Seluruh hubungan atau kegiatan dari dalam ke luar jaringan harus melewati firewall

b. hanya kegiatan / koneksi yang terdaftar atau di kenali yang dapat melewati firewall

c. Firewall harus lebih kuat di banding dengan serangan atau kelemahan dari luar jaringan.

5. Arsitektur Firewall

a. Arsitektur dual-homed host

Arsitektur ini di buat sekitar komputer du-homed host. Yaitu komputer yang memiliki paling sedikit dua atarmuka jaringan.

b. Arsitektur Screened host

arsitektur ini menyediakan layanan dari sebuah host pada jaringan internal dengan menggunakan router terpisah.

c. Arsitektur screend subnet

yaitu menambahkan sebuah layer pengamanan pasa arsitektur screened host, dengan menambahkan lagi pengamanan yang lebih meng isolasi jaringan internal dari jaringan internet.

6. Firewall- based OSI layer

Firewall ini memi liki hubungan dengan OSI layer yaitu tipe aplikasi level gateway. Proxy ini dikenal dengan proxy server .

7. Layanan Firewall

Pada jaringan layanan firewall sebagai garis terdepan dari sebuah jaringan untuk mencegah hack terhadap system jaringan kita

Firewall secara umumm bertujuan untuk melayani:

a.  Mesin komputer

Melindungi isi komputer jika terhubung dengan jaringan luar .

b.  Jaringan

Melindungi lebih dari satu komputer dan berbagai topologi jaringan baik yang dimiliki perusahaan , oragnisasi atau perorangan.

8. Firewall Policies

a. Sebagai Pos keamanan jaringan

Maksudnya semua lalulitas jaringan yang mausuk maupun keluar jaringan harus melalui firewall sebagai pos keamanan yang akan di lakukan pemeriksaan .

b. Mencegah informasi berharga bocor tanpa sepengetahuan

 untuk firewall ini banyak terpasang untuk FTP, sehingga lalulintas data di kendalikan.

c. Mencatat aktifitas pengguna

Setiap akan mengakses data pengguna jaringan akan melalui firewall yang mencatat sebagai dokumentasi .

d. Memodifikasi paket data yang dating

Di kenal juga dengan istilah NAT

e. Mencegah modifikasi data pihak lain

Firewall ini akan mencegah modifikasi data agar tetap dalam keadaan aman dan utuh.


Selasa, 04 Agustus 2020

Pengertian Firewall, Fungsi, Manfaat, Jenis, dan Cara Kerja Firewall

Pengertian Firewall 

Pengertian Firewall adalah sistem keamanan jaringan komputer yang digunakan untuk melindungi komputer dari beberapa jenis serangan dari komputer luar. 

Pengertian Firewall yang dimaksudkan diatas adalah sistem atau perangkat yang memberi otorisasi pada lalu lintas jaringan komputer yang dianggapnya aman untuk melaluinya dan melakukan pencegahan terhadapa jaringan yang dianggap tidak aman. Fire-wall dapat berupa perangkat lunak (program komputer atau aplikasi) atau perangkat keras (peralatan khusus untuk menjalankan program fire-wall) perangkat yang menyaring lalu lintas jaringan antara jaringan. Perlindungan Firewall diperlukan untuk komputasi perangkat seperti komputer yang diaktifkan dengan koneksi Internet. Meningkatkan tingkat keamanan jaringan komputer dengan memberikan informasi rinci tentang pola-pola lalu lintas jaringan. Perangkat ini penting dan sangat diperlukan karena bertindak sebagai gerbang keamanan antara jaring komputer internal dan jaringan komputer eksternal. 

Secara umum Firewall digunakan untuk mengontrol akses terhadap siapapun yang memiliki akses terhadap jaringan privat dari pihak luar. Saat ini, pengertian firewall difahami dengan istilah generik yang merujuk pada fungsi firewall sebagai sistem pengatur komunikasi antar dua jaringan yang berlainan. Mengingat sekarang ini banyak perusahaan yang memiliki akses ke Internet maka perlindungan terhadap aset digital perusahaan tersebut dari serangan para hacker, pelaku spionase, ataupun pencuri data lainnya, sehingga fungsi fire-wall menjadi hal yang sangat esensial.”



Gambar : Ilustrasi dari pengertian firewall


Fungsi firewall dalam jaringan adalah: 
  • Menjadi pengatur, penyaring, dan pengontrol trafik data yang dapat masuk untuk mengakses jaringan privat yang telah dilindungi firewall. 
  • Mencatat semua transaksi dari seluruh peristiwa yang terjadi di dalam firewall. 
  • Mengecek dan memeriksa terlebih dahulu paket data yang akan melalui jaringan privat. 
  • Melaksanakan autentifikasi ke akses data. 


Manfaat firewall adalah: 
  • Menjadi pengatur trafik data terhadap jaringan satu dengan jaringan lain. 
  • Mengatur port maupun paket data yang diizinkan atau ditolak. 
  • Menjadi pemantau dan pencatat trafik jaringan. 
  • Autentifikasi terhadap akses 

Jenis-jenis firewall: 
  • Personal Firewall 

Personal Firewall dibuat sebagai pelindung komputer yang tersambung pada jaringan dari akses yang tidak diizinkan. Saat ini, firewall jenis ini melakukan revolusi menjadi kumpulan program yang fungsinya mengamankan komputer secara total. 

Caranya dengan menambahkan beberapa fitur pengaman semacam perangkat proteksi terhadap serangan virus, antispyware, antispam, dan mendeteksi gangguan keamanan jaringan. 

  • Network Firewall 

Perlindungan jaringan secara keseluruhan dari semua serangan dilakukan oleh Network Firewall. Network Firewall mempunyai beberapa fitur utama, yaitu Packet filter firewall dan stateful firewall, Circuit Level Gateway, Application Level Gateway, dan NAT Firewall. Network Firewall pada umumnya mempunyai sifat tranparan dari pengguna dan memakai teknologi routing untuk menentukan paket mana yang diizinkan dan mana paket yang ditolak. 

Cara Kerja Firewall 

Cara kerja dari firewall adalah menganalisis paket data yang masuk dan yang keluar di dalam jangkauan aman yang terlindungi oleh firewall tersebut. Filter akan bekerja dengan memeriksa sumber paket data yang masuk dengan beberapa ketentuan yang dibuat untuk mengontrol paket yang dapat masuk. Sistem ini juga melakukan blokir jaringan tertentu dan mencatat trafik paket data yang mencurigakan.

Sekian. semoga bermanfaat.

 


Twitter Facebook Favorites More