Setting
NAT pada Router Mikrotik menggunakan Winbox
IP Eth. 1 :
DHCP Client (Otomatis) dari Internet Service Provider (ISP)
IP Eth. 2 : 192.168.100.1/24
IP PC : DHCP (Obtain)
1. Klik IP - Adresses
Setting
NAT pada Router Mikrotik menggunakan Winbox
IP Eth. 1 :
DHCP Client (Otomatis) dari Internet Service Provider (ISP)
IP Eth. 2 : 192.168.100.1/24
IP PC : DHCP (Obtain)
Kelas : XI TKJ
Pertemuan 1
KD 3.1 Menerapkan Sistem Operasi Jaringan
A. Sistem
Operasi (Operating System)
Sistem operasi merupakan sebuah program yang
mengendalikan semua fungsi yang ada pada komputer. Sistem operasi menjadi basis
landasan pengembangan aplikasi untuk user (pengguna). Secara umum semua sistem
operasi memiliki empat fungsi berikut:
Selain memiliki fungsi-fungi manajemen di atas, sistem
operasi modern juga dapat memiliki kemampuan sebagai berikut:
Berdasarkan jumlah bit-nya, sistem operasi dibagi
menjadi dua macam, sistem operasi 32-bit dan sistem operasi 64-bit. Terdapat
dua perbedaan antara sistem operasi 32-bit dan 64-bit.
Berdasarkan metode pengembangannya, system operasi
dibagi atas dua jenis, yaitu :
B. Sistem Operasi Jaringan (Network Operating
System/Workstation)
Sistem operasi jaringan adalah pengelola seluruh
sumber daya yang terdapat pada sistem komputer dan menyediakan sekumpulan
layanan (Web, FTP, DNS, dan lain-lain) untuk memudahkan dan memberi kenyamanan
dalam penggunaan dan pemanfaatan sumber daya sistem komputer.
Sistem operasi jaringan atau sistem operasi komputer
yang dipakai sebagai server dalam jaringan komputer hampir mirip dengan sistem
operasi komputer stand alone. Bedanya, pada sistem operasi jaringan, salah satu
komputer harus bertindak sebagai server bagi komputer lainnya.
Sistem operasi jaringan memiliki karakteristik sebagai
berikut:
Berikut ini adalah beberapa sistem operasi jaringan
yang banyak digunakan saat ini:

Persiapan :
1.
File ISO Briker sebagai server (disini saya
menggunakan briker versi 1.4)
2.
Virtualbox
3.
3CX Phone sebagai client
Tahap instalasi :
1.
Pertama buat baru sistem operasi-nya di
VirtualBox, dengan klik New → isi nama server voip briker→Type yaitu Linux → Versi Linux
32 bit/ other Linux 32 bit→ klik Next.
| Tambahkan teks |
2.
Jika sudah, isikan memori (RAM) dengan
ukuran 512 MB atau bisa lebih→ Klik Next.
3. Lalu pilih Creat a Virtual Hard disk now, karena nantinya akan membuat ukuran Hardisk yang baru → Klik Create.
4. Lalu pilih type hardisk yang akan digunakan, pilih VDI (Virtualbox Disk Image) → Klik Next.
5.
Lalu pilih Dynamically Allocated → Klik Next.
6.
Lalu setelah itu tentukan ukuran hardisk yang
kita inginkan, isi dengan ukuran 15,00 GB → Klik Create.
7.
Jika sudah selesai pembuatan sistem operasi,
setelah itu kita Klik Pengaturan/Setting. Klik Sistem → Prosesor
→Ceklis pada tulisan Fungsikan PAE/NX.